Apa sebenarnya yang disebut Masalah

   
Apa Yang disebut MASALAH ?
 Masalah merupakan Bagian dari kehidupan manusia hidup tanpa masal;ah sama artinya hidup tanpa kehidupan, hidup bermimpi tanpa hadirnya masalah adalah suatu kemustahilan karena yang penting bukan bagaimana menghindar dari masalah, tetapi mengolah masalah menjadi kekuatan membangun diri.

Masalah yang anda hadapi ukuranya tergatung pada pikiran anda sendiri, masalah besar bisa menjadi kecil atau sebaliknya, masalah kecil bisa menjadi besar atau dibesar-besarkan, namun apabila masalah itu dihadapi dengan fikiran jernih sebesar apapun masalah yang dihadapi akan terasa biasa-biasa saja, mengolah masalah secara jernih menjadi kebutuhan manusia  yang mau hidupnya bahagia, itulah ahklak yang dihiasi dengan tawakal
Masalah adalah sesuatu hal yang akan datang tanpa pandang bulu, bahkan tak tau waktu dan tak pilih kasih, kenapa demikian ? karena masalah merupakan cobaan, latihan, dan ujian untuk mencapai kualitas hidup yang lebih baik.
Kiranya perlu diyakini hidup tanpa Masalah tak mungkin bisa sukses, karena kehadiran masalah bersamaan dengan undangan sukses dan keberhasilan. Oleh karena itu kesuksesan dalam hidup tergantung kepada berapa besar masalah, tantangan, rangsangan, rintangan, yang makin mendewasakan anda.

Info layanan kami :
Di Doakan Secara Khusus   Klik Disini »  ·   Pengobatan Alternatif  Penyakit Medis & Non Medis    Klik Disini »  ·  Terapi Air  Hikmah   Klik   ·   Tasbih Laduni    Klik Disini »    ·  Menjadi Santri Online  Al-Hikmah Nur Imani   KlikDisini »   · Berkunjung ke Al-Hikmah Nur Imani  Untuk Konsultasi Langsung.  Klik    ·  Ruwat Rumah & Kendaraan   Klik    ·  Ruqiyah Jarak Jauh   Klik  ·  Membuka Aura Diri   Klik  
Share on Google Plus

Pesan AL-HIKMAH NUR IMANI

“Orang yang paling pintar adalah orang yang berbuat baik, tetapi takut akan adzab Allah. Yang paling bodoh ialah yang berbuat kejahatan (kesalahan), tetapi mereka (merasa) aman dari adzab Allah, dan yang paling kaya dari mereka adalah orang yang paling qana’ah (selalu merasa cukup dengan pemberian Allah, baik sedikit maupun banyak)." Sedangkan orang yang paling perkasa adalah orang yang (paling) takwa.