CARA MENYELSAIKAN MASALAH HIDUP


DenganRidhonya kali ini saya akan berbagi pengalaman guna memahami makana selalu ada hikmah dibalik musibah itulah kata yang sangat tepat saya rasakan ketika segala masalah hidup yang menimpa saya mulai lelah dan reda menerpanya,  bukan karena saya kuat  bukan pula saya mampu tapi itulah hidup segala sesuatunya ada batasnya,  karena pada dasarnya apa saya yang kalah dengan ujian atau cobaan hingga tersungkur jatuh dan hancur atau ujian dan cobaan yang disudahkan oleh yang memberikan cobaan karena saya kuat atau lulus, dan berhak mendapatkan kepercayaan yang lebih baik dari padaNya, dan itu semua baru saya sadari ketika saya tersadar oh ternyata saya mampu, ternyata saya bisa, ternyata saya masih berdiri tanpa kurang satu apapun,  sampai detik ini disaat saya menulis artikel ini untuk berbagi pengalaman kepada sahabat yang lagi dihadapkan permasalahan hidup dan Semoga bermanfaat.

Sahabat …
Memang kalau kita lagi diterpa masalah apapun yang kita lakukan akan terasa sia-sia, itulah yang dirasakan kurang lebih selama 2 tahun hidup dengan permasalahan yang sangat dahsyat menerpa saya,  dari hutang piutang yang menjerat saya sampai ratusan juta, kehidupan ekonomi yang carut marut ditambah dengan  tekanan,hinaan dan cibiran orang membuat saya hampir tersungkur dan tidak berdaya yang ada hanyalah perasaan putus asa dan ingin rasanya mati atau bunuh diri itu mungkin lebih baik dari pada tersiksa dan menderita seperti itu.
Itu berawal di tahun 2011, Usia saya waktu itu 35 thn,  saya memulai suatu usaha baru menjadi distributor kayu bakar di Jawa barat karena ajakan teman dengan modal awal sy punya 20 jt hasil tabungan sy selama bekerja, dan dapat pinjaman dari kakak sy 20 jt untuk modal usaha, jadi total saya bermodal 40 jt, selama 6 bulan pertama itu berjalan mulus dan sy bisa berbagi keuntungan dengan teman sy dan bisa mengajak orang orang di sekitar saya untuk bergabung  menjadi mandor dan pemotong kayu menggunakan mesin dan sy buka jaringan kemitraan dengan penduduk setempat  untuk buka informasi tentang orang yang punya kayu yang mau dijual  untuk sy kirim ke perkrbunan teh yang ada di Jawa barat, selama itu pula sy bisa memasukan kayu bakar di beberapa perkebunan ternama di jawa barat, pada akhirnya ada suatu Perusahaan ( PT ) yang megajak kerja sama dengan saya untuk membuka jaringan lebih luas dalam mencari dan mendistribusikan kayu bakar dan kamipun sepakat membuat MOU dengan perusahan tersebut dan perusahaan mengeluarkan Modal awal sekitar 600 jt, yang cukup besar menurut sy, hanya dengan modal kepercayaan, dan 300 jt sdh masuk rekening sy pada saat saya beres melakukan MOU,

Sahabat,
Dari sinilah awal petaka hidup saya, karena pada waktu itu saya dikejar target perusahaan dan perusahaan tersebut membutuhkan kurang lebih 6000 m2 kayu bakar/ bulan ditambah perkebunan – perkebunan lain yang sudah mejadi langganan sy, sehingga sy memperlebar jaringan dengan mengajak teman dekat untuk menjadi orang kepercayaan untuk buka jaringan ke wilayah pantura dari subang sampai indramayu  bekerja sama dengan MDH – MDH  perkebunan pohon jati, karet, dan mahoni,  dan kamipun berjalan bekerja sama dengan mereka dengan sistem beli pohon berapa ribu pohon perwilayah yang mau di remajakan, sistemya batang pohon utama mereka ambil kami dari batas cabang keatas karena untuk kayu bakar, dan saya baru tersadar ternyata dari pembelian pemotongan penggkutan dan pengukuran terjadi banyak kebocoran,  banyak kecurangan dan mungkin juga si teman yang sy percayakan juga kurang maksimal  dalam pengontrolan, alhasil pengiriman kayu bakar anjlok dalam pengukuran pengubikan diperkebunan  yang saya kirim, kenapa anjlok ? saya membeli 14m2/truk yang datang ke perkebunan di ukur kubikasi Cuma 10 m2 dan pengiriman sy sehari 12 Truk ke satu perkebunan  berarti saya rugi sekitar rata-rata 4m2 x 12 Truk = 48m2 kalo saya beli 120.000/m2 berarti sy rugi perhari  120.000 x 48 M2 = 5.760.000 / hari x 26 hari pengiriman = 149.760.000 / bulan itu baru satu perkebunan padahal yang saya percayakan ke teman saya ini 2 perkebunan itulah kesalahan saya mempercayakan teman, dia kurang paham  mungkin juga ceroboh dalam pengontrolan dan saya baru tersadar setelah mendapat laporan dari anlisa hasil nota pengiriman yang diterima saya selama 2 priode berarti dua bulan padahal biasaanya kita adakan evaluasi keseluruhanan 3 bulan  jadi dipercepat karna kelihatan anjlok dan dari situ kita mulai gambling bingung penekanan permintaan pengiriman medesak penjualan kayu bakar di MDH-MDH mulai sulit karena mereka ada batasan waktu, akhirnya langganan pun lari ke orang lain dan  saya pun semakin terpuruk dengan waktu yang pertiap harinya jelas mengeluarkan biaya banyak, untuk survey dan penekanan pengiriman barang yang sudah MOU dengan sy, alhasil digimana- gimanapun tetep anjlok dan akhirnya saya pun tersadar setelah itung-itungan dengan perusahaan yang mempercayai saya,  rugi sy sekitar 80 jt.

Ya Allah,
Sy jadi punya utang keperusahaan tersebut sekitar 80 Jt, dari situ saya mulai mencari pinjaman ke bank untuk bisa menyicil hutang saya ke perusahaan tsb dengan menjaminkan rumah, supaya saya juga masih tetap bisa bekerja sama dengan perusahaan itu walaupun perusahaan itu sudah tidak memberi  modal lagi yang ada saya dipotong setiap pengiriman alhasil dapat pinjaman dari Bank sekitar 70 jt pun habis begitu saja yang saya ga ngerti sampai sekarang ke perusahaan itu baru terbayar 20 juta berarti tinggal 60 jt, ke bank 70 jt baru 7 kali cicilan sdh  tidak bisa bayar lagi. 

Waktu terus berlalu bank mulai mendesak saya untuk membereskan cicilan yang sudah tidak terbayar Rumah mulai disegel , cibiran tetangga mulai menggentarkan hati kehidupan mulai tidak teratasi dalam kondisi kalut saya juga terjerat Rentenir  semakin hari semakin melilit, ya Alloh… apa yang mesti sy lakukan dalam kondisi seperti ini teman dekat mulai menjauh saudara hanya bisa kasian badan semakin hari semakin menyusut rumah tangga penuh komplik makan tak enak tidurpun tak nyenyak,  setiap hari di hantui pengih-penagih hutang, sampai terbersit untuk pesugihan atau apapun akan sy lakukan untuk bisa mengakhiri penderitaan ini, dari kampung ke kampung dari daerah kedaerah untuk bisa melakukan pesugihan yang ada financial sy semakin amuradul dari uka-uka, pengadaan uang, sampai pesugihan tidak ada yang bisa menolong sy  bahkan keilmuan akedemi saya Sebagai Sarjana Hukum pun tidak berguna sama sekali dalam kondisi demikian, yang ada kehidupan semakin ancur seancur-ancurnya.

Hingga suatu hari saya berjumpa teman lama dan kami pun berbincang-bincang akhirnya diapun menawarkan ke saya  untuk main ke rumahnya di alamat yang dia berikan kepada sy, tanpa pikir panjang besoknya pagi-pagi sy langsung meluncur ketempat dia dengan harapan bisa ada solusi  tentang masalah kehidupan yang sedang sy alami, sesampainya disana dia dan keluarganya menyambut baik kedatangan sy mungkin dia cerita ke istrinya tentang permasalahan yang sedang saya derita dan istrinyapun terlihat menaruh iba ke saya,  sesudah kami beramah tamah dia mengajak saya untuk mendatangi  seorang yang dia anggap sebagai guru spiritual  dengan pelantara beliaulah teman sy ini bisa bangkit dari keterpurukan, dan kamipun sepakat untuk mengujungiya hari itu juga, dan kamipun berangkat yang  memakan waktu kurang lebih 4jam menggunakan motor trail  sampailah pada suatu daerah di lereng gunung wilayah jawabarat, Nampak sebuah rumah minimalis yang sangat resik diantara rumah-rumah penduduk kampung yang tak begitu banyak, kami pun memberhentikan motor dipinggir Rumah tersebut yang tidak jauh dari jalan kampung, kami disambut seorang laki-laki sekitar umur 40 thnan yang sangat  ramah dengan aura yang menyejukan dengan senyum yang sangat tenang, dengan logat sunda yang kental  beliau menyapa.
“ ehh.. lur  kamana wae.. mangga lebet..lebet” ( eeh…Saudaraku kemana aja…silahkan masuk..masuk )
Assalamua’allaiqum Kang…. Temanku balas menyapa
“Waallaiqumsallam kumaha sehat  ?” ( Gimana Sehat )
Allhamdullilah kang  sawansulna , ngenalkeun wargi simkuring ( Allamdullilah Ka.. Sebaliknya, perkenalkan Saudara saya ) temanku memperkenalkan sy, beliau tesenyum ramah kepada ku dan menyapa  Apa kabar ? baik-baik kang,, sy pun menjawab.

Kamipun masuk kerumah itu di iringi oleh yang punya Rumah di dalam disambut ibu muda berjilbab panjang yang menutup seluruh tubuhnya menandakan ibu tersebut sangat memahami tentang aturan syariah bersama dua orang anak laki perempuan usia 6 dan 9 thn dengan sangat ramah pula ibu itu mempersilahkan kami duduk, gak lama kemudian membuatkan kami minuman teh manis panas yang sangat menyegarkan dan ibu itupun masuk kembali ke dalam dan kamipun bicara panjang lebar dan akhirnya beliaupun memberi suatu pemahaman ilmu tauhid yang sangat logika dan sangat bermakna bagi saya seolah didalam diri sy tertanam kepercayaan diri yang sangat tinggi, jiwa yang baru jiwa yang penuh keberanian untuk menghadapi hidup, diakhir pembicaraan beliau berpesan :
“Lur.. jangan lupa lakukan apa yang tadi sy pesankan
Dan ingat : Ketika ditimpa Ujian, Maka seharusnya kita melihat bahwa akan ada ganti dari musibah itu, akan ada pahala akan ada balasan yang lebih baik..!”
“Iya kang.. siap !” saya pun menjawab, sambil mengambil Amplop disaku baju yang sudah sy persiapkan sebagai ungkapan terima kasih sy, dan kebiasaan sy bila datang ke tempat – tempat bertanya,  dengan senyum mengembang beliau bertanya” Apa ini lur…?” “Ah alakadarnya kang, jangan dilihat besar kecilnya ini ungkapan rasa terima kasih sy sudah dibantu “jawab saya, beliau pun menjawab : “Terima kasih lur.. maaf  bukan akang menolak rejeki tapi yang lebih tepat adalah dulur berikan pada fakir miskin, anak yatim dan fisabilillah (berjuang dijalan Allah)  yang benar benar membutuhkan,  akang Cuma di berikan Kesempatan Oleh Allah Swt untuk bisa bertemu dengan dulur memberikan sedikit Ilmu Allah Yang Akang tau, Semoga Bermanfaat bagi akang Bagi Dulur Bagi kita Semua, Amiin”
“Amiin …. hanya itu yang bisa saya ucapkan kami pun bergegas Pamit pulang”
“Assallamu’allaikum Kang kami Pamit Pulang”
Walaikumsallam…
Dan kami pun bergegas keluar,  Tak terasa kami pun Akhirnya telah sampai dirumah temanku , dan sy pun segera pamit karena waktu sudah hampir menjelang  subuh, dan teman sy pun mengerti hal itu dan mengijinkan pulang sambil berkata : kalau mau bekerja sama usaha Konveksi nanti kontak sy,,
Iya kang..siap..siap, Assallamuallaiqum, sy pun bergegas pulang ….

Wallaiqum Sallam temanku mejawab.

Sesampainya dirumah sy pun di samabut istri, dan sy bercerita tentang  pengalaman tadi dipertemukan oleh temanku dengan guru sepiritualnya,   dan sy di kasih satu amalan yang harus sy dan istri  amalkan sesuai hari kelahiran saya,  selama  7 hari sesudah sholat hajat, dan konsep sedekah yang beliau ajarkan bahwa:

Bila kita mau bersedekah hari ini juga, maka di esok hari tak ada seorangpun yang ragu akan keajaiban sedekah.-
besoknya kamipun memulai amalan tersebut dan ternyata tiga hari yang di katakana Guru tersebut  terbukti , sesudah sy sholat subuh sy berinisiatif  Sms kepimpinan  Perusahaan yang sy punya hutang untuk minta maaf bahwa sy belum bisa bayar cicilan, tak lama kemudian ada balasan seperti ini, “ Bapak jangan terlalu pikirkan hal itu nanti kalo bapak ada rejeki silahkan bapak cicil, saya doakan bapak ada rejeki “.

Dengan jawaban itu sy terperanjat dan bersyukur ternyata yang kemarin-kemarin menekan sy untuk membayar atau melunasi sampai mau di bawa keranah Hukum dengan Dasar penggelapan ternyata pihak mereka bisa mengerti dengan keadaan sy, bahkan memberi kelonggaran.. dan sy juga ucapkan terima kasih keperusahaan tersebut lewat Sms.

Bertepatan dengan hari itu juga menjelang siang hari bertepatan dengan jatuh temponya Bank yang sy pinjam Uang mau yang katanya mau menyita Rumah sy yang sudah di segel, sy pun melakukan Sholat duha memohon semoga di berikan ketenangan dalam menghadapi pihak Bank, Dan setelah Melakukan Sholat Duha Benarlah Pihak Bank datang sekitar jam 10 an dan menanyakan  tentang pertanggung jawaban sy, apa yang terjadi setelah itu?


Sahabat…
Hal aneh bin ajaibpun terjadi  4 orang bank yang datang yang biasa memasang wajah tegas dan tidak ada bersahabat justru sekarang datang  dengan wajah lembut dan Ramah  memberikan lagi toleransi bahkan mempersilahkan sy mencabut segel rumah yang sudah mereka pasang , ini sungguh luar biasa mereka beralasan dengan adanya segel mungkin akan mempersulit  bapak dlm melangkah karena beban mental, dan mempersilahkan sy mencicil semampunya  yang penting ada masuk, da merekapun pulang… wah ini sungguh menkjubkan kalau Allah Sudah Campur tangan apapun menjadi ajaib,
Dan saya pun bersyukur …
Tidak lama kemudian setelah kepergian pihak Bank, datanglah teman saya menanyakan bagaimana ada terasa nya kang, saya ceritakan semua tentang keajaiban itu dan dia hanya tersenyum.. setelah itu dia bercerita dapat Orderan Pakaian dari suatu perusahaan ternama di Jakarta dan dia mengajak kerjasama ke saya untuk menyediakan tempat dan mencari orang untuk bisa mengoperasikan mesin jahit, dan saya mengiyakan, sore harinya tanpa berpikir lagi dengan modal Lillahitaala  merapihkan tempat dan mencari orang yang bisa menjahit sekitar 10 orang seperti yang disarankan teman saya, akhirnya malamnya dapat informasi bahwa orang-orang yang bisa jahit sudah siap ada sekitar 10 orang tinggal kapan mau mulai, dan saya informasikan lagi teman saya bahwa tempat sudah saya bereskan dan orang-orang yang bisa jahit sudah ada, dan teman saya pun menyambut baik itu dan besok akan mengirim mesin jahit, obras, dan Overdek sekitar 10 unit dan memberikan pinjaman uang 10 jt tanpa bunga dibayar nyicil dengan hasil kerja, inilah awal saya dan istri memulai dan merintis  suatu usaha baru yaitu Konveksi dan Makloon Pakaian mengawali hidup dengan keyakinan baru untuk menyongsong kehidupan  Finansial yang lebih baik, dan Alhamdulillah saya selalu ingat pesan Moril yang di sampaikan guru saya:

Ketika Masalah Datang Allah Tidak meminta kita memikirkan jalan keluar, itu tidak akan ada Solusi !!! Tapi Allah Swt meminta kita SABAR dan SHALAT. 
Sekarang sudah berlangsung sekian lama semakin hari semakin baik hari demi hari dipenuhi Anugrah dan barokah Yang Allah SWT berikan, saya sdh bisa mencicil kebank maupun perusahaan yang pernah kerja sama dengan saya, intinya dalam waktu tidak begitu lama sudah bisa berdiri tegak membangun bisnis Konveksi klik disini usaha konveksi istri saya  di Bawah Naungan 
CV.GITA DEWI PERKASA dan memulai Bisnis Online, dan saya sendiri ikut bergabung dengan Teman  Mendirikan  KANTOR PENGACARA & KONSULTAN HUKUM An teman saya: Adjat Sudrajat &Partners  karna background Akademi saya,  dan Yang lebih utama saya bersyukur apa yang yang saya Nazarkan tercapai juga yaitu mendirikan 
Pondok Pesantren AL-Hikmah Nur Imani,
di bawah naungan 
Yayasan Pendidikan Islam Al-Barokah
 (YPIB)


Karena perlindunganMu lah saya masih berdiri tegar, Trimakasih guru spiritualku yang selalu memberikan bimbingan, Terima kasih temanku yang di pakai Allah Swt  untuk menyampaikan petunjuk jalanNya kepada sy, dan saya semakin yakin bahwa Masalah adalahsebagai bentuk peluang untuk memperbaiki berbagai kelemahan yang ada dalam diri sendiri.Karna tidak lain inlah cara Allah Swt bila mau menaikan Derajat hambanya  dan  Sedekahadalah investasi paling menguntungkan, sekaligus investasi yang paling mudah dan sederhana dilakukan dalam menghadapi badai masalah. Karena dengan Sedekah akan menyelesaikan masalah tersebut dengan sendirinya. sedekahkan selalu kembali melalui jalan yang tak di sangka-sangka.


Wallahu’Allam bisawab.-
Share on Google Plus

Pesan AL-HIKMAH NUR IMANI

“Orang yang paling pintar adalah orang yang berbuat baik, tetapi takut akan adzab Allah. Yang paling bodoh ialah yang berbuat kejahatan (kesalahan), tetapi mereka (merasa) aman dari adzab Allah, dan yang paling kaya dari mereka adalah orang yang paling qana’ah (selalu merasa cukup dengan pemberian Allah, baik sedikit maupun banyak)." Sedangkan orang yang paling perkasa adalah orang yang (paling) takwa.