Zikir ketika susah Penghidupan


 Dengan RidhoNya kali ini saya akan berbagi pengalaman dan ilmu dari guru tentang makna Do’a Mustajab bagi anda yang sedang menghadapi hidup dirundung rasa takut yang mencekam, dibebani kesedihan, dan leher anda dijerat kesusahan, makalah segera berdiri untuk melaksanakan sholat dan berDo’a dengan begitu jiwa anda akan kembali tenang, dan di jamin permasalahan hidup anda akan teratasi, yakinkanlah pada diri bahwa KarenaNya segala permasalahan hidup anda akan teratasi lengkapi ibadah anda dengan sering membaca Doa ini :  

Bismi ‘llahi ‘alaa nafsii wa maa lii fiimaa qurrira hhatta laa uhibba ta ‘jiila’ ma akhkharta wa  laa ta’khira maa’ajjalta
Artinya :
Dengan Nama Allah, atas diriku da hartaku dan agamaku, ya Allah relakanlah hatiku menerima putusanMu dan beri berkatlah bagiku pada apa-apa yang ditakdirkan, sehingga tiada aku kasihi menyegerakan apa-apa yang engkau undurkan dan tidak pula mengundurkan apa-apa yang Engkau segerakan.
Do'a Bila Sulit Melakukan Suatu Urusan

1. Ketika ada kesulitan, kesedihan dan kesempitan, adukanlah pada Allah. Allah sungguh Maha Mendengar. Allah Maha Mendengar do’a-do’a hamba-Nya. Setiap do’a yang kita panjatkan pasti bermanfaat. Tidak mungkin sama sekali tangan yang kita tengadahkan ke atas, kembali begitu saja dalam keadaan hampa. Ketika sulit saat menghadapi ujian, mohonlah segala jalan keluar pada Allah. Ketika objek dakwah sulit menerima dakwah kita, mintalah kemudahan dari Allah karena Allahlah yang membuka hati hidayah setiap hamba sedangkan kita hanya berbicara dan menyampaikan. Ingatlah hadits ini,

إِنَّ رَبَّكُمْ تَبَارَكَ وَتَعَالَى حَيِىٌّ كَرِيمٌ يَسْتَحْيِى مِنْ عَبْدِهِ إِذَا رَفَعَ يَدَيْهِ إِلَيْهِ أَنْ يَرُدَّهُمَا صِفْرًا

“Sesunguhnya Rabb kalian tabaroka wa ta’ala Maha Pemalu lagi Maha Mulia. Dia malu terhadap hamba-Nya, jika hamba tersebut menengadahkan tangan kepada-Nya , lalu kedua tangan tersebut kembali dalam keadaan hampa.”
Do’a ini adalah do’a yang amat manfaat. Do’a ini berisi hal meminta kemudahan pada Allah dan agar dimudahkan dalam ucapan serta dimudahkan untuk memahamkan orang lain ketika ingin berdakwah.

2. Do’a ini dari Nabi Musa ‘alaihis salam. Namun do’a ini bisa diamalkan pula oleh kita sebagaimana ditunjukkan oleh para ulama dalam berbagai kitab do’a kumpulan mereka. Do’a ini terdapat pada firman Allah Ta’ala,

قَالَ رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي  وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي  يَفْقَهُوا قَوْلِي
“Musa berkata,Ya Rabbku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku”(QS. Thoha: 25-28). 

Do'a Mohon diberi Kemudahan
3. Doa berikut baik sekali dibaca oleh para pejuang muda yang menegakkan agama Allah agar mendapatkan keberhasilan dan kesuksesan. Karena doa tersebut adalah doa yang dibaca pemuda Ashhaab al-Kahfi, yakni sekelompok pemuda yang beriman kepada Allah Swt. hingga mendapatkan petunjuk yang sempurna dari sisi-Nya. Doa ini dibaca oleh mereka ketika akan masuk gua sebagai persembunyiannya untuk menyelamatkan agama yang hak, agama yang mereka pegangi dari fitnah-fitnah dan orang-orang zhalim. Dan Allah Swt. mengabulkan doa mereka.

رَبَّنَآ ءَاتِنَا مِن لَّدُنكَ رَحۡمَةً۬ وَهَيِّئۡ لَنَا مِنۡ أَمۡرِنَا رَشَدً۬ا
Artinya: "Ya Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami ini." (QS. Al-Kahfi: 10).

4.Diriwayatkan oleh Ibnus Sunni dari Anas bahwa Rasulullah saw. bersabda: 

 اللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَأَنْتَ تَجْعَلُ الحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً

(Ya Allah, tiada yang mudah, kecuali apa yang Engkau jadikan mudah. Dan Engkau telah menjadikan tanah keras dan gersang itu gembur dan subur)."(Hadits ini dikeluarkan oleh Ibnu Hibban dalam Shahihnya (3/255). Dikeluarkan pula oleh Ibnu Abi ‘Umar, Ibnus Suni dalam ‘Amal Yaum wal Lailah. (Lihat Jaami’ul Ahadits, 6/257, Asy Syamilah)

Do'a Bila Mengalami Kehidupan yang Sulit
Di antara ciri khas orang beriman ialah saat ia dirundung malang, maka ia segera kembali kepada Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Allah Subhaanahu wa ta’aala. Ia segera mengingatNya (dzikrullah) dan memanggil-Nya. Sebab ia tahu bahwa hanya dengan mengingat dan memanggil Allah sajalah hati akan memperoleh ketenteraman. Tidak ada tempat lain yang patut dijadikan muara pengaduan selain kepada Rabb, Pencipta, Pemilik, Pemelihara dan Penguasa kehidupan ini.

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ
”Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (QS Ar-Ra’du ayat 28).

Kemudian daripada itu, perlu diperhatikan Ada amalan yang diajarkan Allah dan Rasulullah saw., yang dapat memperlancar datangnya rezeki, di antaranya :

1. Memperbanyak istighfar kepada Allah, istighfar yang berarti meminta ampun kepada Allah dalam arti membaca kalimat istighfar yaitu “Astaghfirullah” yang artinya aku minta ampun kepada Allah. 

2. Memperbanyak Infaq Fiisabilillah, sesuatu yang kita keluarkan untuk infaq fiisabilillah, Allah akan melipat-gandakan, bahkan sampai 700 kali lipat dari apa-apa yang di infaqkan.

3. Memperbanyak Shilaturrahim (Menyambung Famili), menyambung famili juga merupakan perintah dari Allah dan Rosul.
4.Senang menghormati tamu. 

5.Berusaha menjadi orang yang jujur dan amanat, jujur dan amanat merupakan sifat orang beriman. 
6.Meningkatkan taqwa kepada Allah. Taqwa kepada Allah berarti bisa mengerjakan semua perintah Allah sekaligus menjauhi semua larangan-Nya. 

7.Memperbanyak tawakal kepada Allah. Memperbanyak bertawakal (berpasrah diri) kepada Allah, membuat seseorang dicukupi kebutuhannya.

8.Selalu berprasangka baik kepada Allah (Husnudhon Billaah). Berprasangka baik merupakan perintah dari Allah dan Rosul, ternyata mendatangkan rezeki dari Allah. Berprasangka yang baik merupakan inti dan sebaik-baiknya ibadah kepada Allah, sesuai sabda Rosulullahi SAW dalam Hadist Riwayat At Tirmidzi, yang artinya : “Rosulullahi bersabda : sesungguhnya baiknya persangkaan kepada Allah termasuk sebaik-baiknya ibadah kepada Allah”. 

9.Menertibkan Sholat Tahajud dan Berdoa 1/3 malam yang akhir, Sholat tahajud merupakan pekerjaan orang-orang sholeh terdahulu, baik di zaman Rasulullah maupun sebelumnya. Pada saat itulah Allah turun ke langit dunia dan berfirman seperti yang dijelaskan dalam Hadist Bukhori, yang artinya : “Rasulullah SAW bersabda : Allah yang Maha Barokah dan Maha Luhur setiap malam turun ke langit duniaketika tepat pada waktu 1/3 malam yang akhirsambil berfirman : Barang siapa yang berdoa padaKu akan Aku kabulkan, barang siapa yang minta padaKu akan Aku beri dan barang siapa yang minta ampun padaKu akan Aku ampuni”.

Do'anya. Diriwayatkan oleh Ibnus Sunni dari Ibnu Umar bahwa Nabi saw. bersabda:" Jika seseorang mengalami kesulitan dalam mencari nafkah, kenapa ia tidak membaca waktu keluar rumah: 'Bismillahi 'ala nafsi wama li wa li dini, Allahumma radhdhini biqada-ika, wa barikli fima quddmra hatta la uhibba ta'jila ma akhkharta wala ta'khira ma'ajjalta'. (Dengan nama Allah terhadap diriku, terhadap harta dan agamaku! Ya Allah, jadikanlah hatiku ridha menerima kadha-Mu, dan berilah berkah mengenai apa yang ditakdirkan bagiku, hingga aku tidak ingin mempercepat apa yang Engkau lambatkan, atau memperlambat apa yang Engkau cepatkan)."

Do'a Ketika Berhutang
Hakikat Hutang.
Abu Hurairah ra berkata: Barang siapa yang hutang uang kepada orang, lantas berkehendak untuk membayarnya maka Allah akan mempermudah jalannya untuk melunasinya. Barang siapa yang hutang dengan tujuan tidak membayar maka Allah akan membinasakannya. (HR Bukhari dan Ibnu Majah). 
Rasulullah SAW bersabda: Orang yang masih mempunyai tanggungan hutang (lantas meninggal dunia) maka terbelenggu di kuburan, tidak akan lepas kecuali hutang dibayar (oleh ahli warisnya).” (HR Adailami). 

Doa agar terlepas dari jeratan hutang. 
Dari ‘Ali radhiyallahu `anhu, bahwa seorang budak yang dimerdekakan bersyarat datang kepadanya, ia berkata: “Aku tak sanggup memenuhi persyaratan aku merdeka (bayaran), maka bantulah aku”, Ali berkata : “Maukah aku ajarkan engkau kalimat yang diajarkan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam kepadaku jikalau hutangmu sebanyak gunung niscaya Allah akan membayarkannya, ucapkanlah:

 اَللَّهُمَّ اكْفِنِيْ بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِيْ بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

 (Ya Allah, cukupkanlah aku dengan yang halal, terhindar dari yang haram dan beri aku kekayaan dengan karunia-Mu terhindar dari karunia selain-Mu)”. (HR. Ahmad dan Tarmizi). 
Dan do'a yang dipanjatkan ketika kita menginginkan terbebas dari lilitan hutang yaitu seperti hadits nabi dari Anas bin Malik radhiyallahu `anhu, ia berkata: Nabi shallallahu `alaihi wasallam sering berdoa:

 اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ، وَالْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَالْبُخْلِ وَالْجُبْنِ، وَضَلَعِ الدَّيْنِ وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ.

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari keluh kesah dan rasa sedih, dari kelemahan dan kemalasan, dari sifat bakhil dan penakut, dari lilitan hutang dan laki-laki  yang menindas-(ku)“ H.R. Bukhari. 
Diriwayatkan oleh Turmudzi dari Ali r.a. dan dinyatakan hasan, bahwa seorangbudak mukatab menemuinya, katanya: "Saya tak mampu untuk menebus diriku, maka bantulah daku!" Ujar Ali: "Maukah kamu saya tunjuki doa yang diajarkan kepadaku oleh Nabi saw. yang bila kamu ucapkan walau utangmu sebesar Gunung Shabar sekalipun, tentulah utangmu itu akan dibayarkan oleh Allah. Ucapkanlah:  (Ya Allah, cukupilah kebututuhanku dengan yang halal dengan menghindarkan yang haram, dan jadikanlah daku berkecukupan demi kemuraham-Mu daripada selain-Mu)." 
Berkata Sa'id: "Pada suatu hari Rasulullah saw. masuk ke masjid. Kiranya di sana ada seorang laki-laki Anshar, Abu Umamah namanya. Maka tanya Rasulullah saw.:'Hai Abu Umamah, kenapa saya lihaat Anda berada di sini padahal bukan waktu shalat '? Ujarnya: 'Kesusahan yang tak hendak berpisah dariku, begitu pun utang-utangku, ya Rasulullah'! Sabda Nabi: 'Maukah Anda saya ajari doa yang bila Anda baca, maka Allah akan melenyapkan kesusahan dan membayarkan utang-utang Anda'? 'Mau, ya Rasulullah'! ujarnya. Sabda Nabi saw pula: 'Nah, bacalah di waktu pagi dan petang:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ 

(Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari rasa susah dan duka, dan aku berlindung kepada-Mu dari sifat lemah dan malas, dan aku berlindung kepada-Mu dari sifat pengecut dan kikir, serta aku berlindung kepada-Mu dari hutang yang tidak terbayar dan dari musuh yang sewenang-wenang). Kata Abu Umamah: 'Saya lakukanlah apa yang diajarkan oleh Nabi tersebut. Maka lenyaplah rasa susahku dan utang-utangku pun dibayarkan oleh Allah."(H.R. Abu Daud).

                    ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻚَ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻭَﺑِﺤَﻤْﺪِﻙَ ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥْ ﻻَ ﺇِﻟﻪَ ﺇِﻻَّ ﺃَﻧْﺖَ ﺃَﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﻙَ ﻭَﺃَﺗُﻮْﺏُ ﺇِﻟَﻴْﻚ 

“Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. Aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”   
Menyerahkan segala sesuatu hanya Kepada Allah, kepasrahan diri hanya    kepadanNya, percaya akan janji-janjinNya ridho akan ketetapanNya, berprasangka baik kepadaNya dan menunggu jalan keluar yang di berikanNya, itulah jurus Ampuh  Cara menghadapi Masalahhidup yang sedang anda alami dan saya rasakan demikian, Insya Allah ketika anda meyakininya dan meminta pertolongan hanya kepadaNya, maka anda akan mendapatkan, penjagaan, kekuasaan, kecukupan dan kekuatan dan terselsaikan masalah anda dalam waktu tidak lama lagi saya jamin !!!,  dan yang pasti Blog Atasi masalah Hidup Ini akan selalu menemani anda untuk mengapai ketentraman, Kebahagiaan, dan kesejahteraan hidup akan segera terwujud dalam kehidupan kita bersama. Amin


Info layanan kami :
Di Doakan Secara Khusus   Klik Disini »  ·   Pengobatan Alternatif  Penyakit Medis & Non Medis    Klik Disini »  ·  Terapi Air  Hikmah   Klik   ·   Tasbih Laduni    Klik Disini »    ·  Menjadi Santri Online  Al-Hikmah Nur Imani   KlikDisini »   · Berkunjung ke Al-Hikmah Nur Imani  Untuk Konsultasi Langsung.  Klik    ·  Ruwat Rumah & Kendaraan   Klik    ·  Ruqiyah Jarak Jauh   Klik  ·  Membuka Aura Diri   Klik  
Share on Google Plus

Pesan AL-HIKMAH NUR IMANI

“Orang yang paling pintar adalah orang yang berbuat baik, tetapi takut akan adzab Allah. Yang paling bodoh ialah yang berbuat kejahatan (kesalahan), tetapi mereka (merasa) aman dari adzab Allah, dan yang paling kaya dari mereka adalah orang yang paling qana’ah (selalu merasa cukup dengan pemberian Allah, baik sedikit maupun banyak)." Sedangkan orang yang paling perkasa adalah orang yang (paling) takwa.