DOA - DOA YANG BERHUBUNGAN DENGAN REJEKI


    Manusia hidup akan selalu membutuhkan
    rezeki sebagai bekal untuk memenuhi
    kebutuhan hidup sehari-hari. Tentang rezeki ini semuanya sudah ditentukan
    oleh Allah, artinya banyak sedikitnya
    atau dari jalan mana rezeki itu akan diperoleh , masing-masing orang sudah
    mendapatkan ketentuannya sendiri-sendiri.

    Meskipun demikian, kita tidak boleh
    hanya berdiam diri menunggu datangnya
    rezeki tersebut tanpa berusaha untuk
    mencarinya, karena rezeki tidak akan
    dijatuhkan begitu saja dari langit atau
    dipancarkan dari dalam bumi, tetapi harus diusahakan terlebih dahulu.

    Dan sebagai seorang muslim, jalan yang harus ditempuh untuk mencari rezeki itu
    haruslah pada jalan yang halal dan diridhoi oleh Allah SWT. agar kita bisa selamat dan sejahtera hidup di dunia sampai di akhirat kelak.

    Sangat perlu juga, dalam usaha mencari rezeki itu disertai pula dengan do'a-do'a yang telah dituntunkan kepada kita,
    Adapun do'a yang dimaksud diantaranya
    adalah seperti yang tercantum dibawah ini.

    DO'A MOHON DIBUKAKAN PINTU REZEKI DAN KEKAYAAN.
    "SUBHAANALLAAHI WA BIHAMDIHII
    SUBHAANALLAHIL 'ADLIIMI
    ASTAGHFIRULLAAHA"

    Artinya:
    "Maha Suci Allah dengan segala puji-Nya,Maha Suci Agung. Aku memohon ampun kepada Allah."

    KETERANGAN:
    Apabila seseorang ingin dibukakan pintu
    rezekinya sehingga mendapatkan
    kekayaan yang membawa berkah, maka
    hendaklah ia membaca do'a seperti diatas sebanyak 100 kali pada setiap selesai mengerjakan sholat Maghrib dan sholat Subuh. Dengan demikian Insya Allah apaa yang di inginkan itu akan tercapai...

    Aamiin..Semoga bermanfaat untuk kita semua.
    JIKA ADA DO'A KHUSUS BAGI ANDA DAN
    KELUARGA,SERTAKAN DO'A ANDA DISINI
    AGAR BISA KITA AMIN-KAN BERSAMA..

    Semoga do'a-do'a yang selalu kita
    panjatkan semakin mempertebal ke-
    imanan dan semakin memperkuat
    langkah hidup kita..

    Aamiin Ya Robbal'alamiin..
Share on Google Plus

Pesan AL-HIKMAH NUR IMANI

“Orang yang paling pintar adalah orang yang berbuat baik, tetapi takut akan adzab Allah. Yang paling bodoh ialah yang berbuat kejahatan (kesalahan), tetapi mereka (merasa) aman dari adzab Allah, dan yang paling kaya dari mereka adalah orang yang paling qana’ah (selalu merasa cukup dengan pemberian Allah, baik sedikit maupun banyak)." Sedangkan orang yang paling perkasa adalah orang yang (paling) takwa.