MAKNA SEDEKAH


 
Shodaqoh atau Sedekah berarti memberikan segala sesuatu kepada orang lain tanpa menyalahi aturan syari’. Shodaqoh (sedekah) bisa berbentuk materi (misal : harta, Uang, pakaian dsb) dan bisa berbentuk non materi (misal ;mengajarkan ilmu yang bermanfaat, tersenyum, berdzikir dsb). Dan yang termasuk dalam kategori shodaqoh antara lain : zakat, infak, hibah.Shodaqoh merupakan wasilah/jalan agar kita bisa sukses dan kaya baik di dunia dan akhirat.
Firman Allah tentang sedekah :
"Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan (sedekah) sebagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan (sedekah) maka sesungguhnya Allah mengetahuinya." (QS Ali Imran : 92)
“Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan (sedekah), maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.” (Qs. Saba`: 39)
“Barangsiapa membawa amal yang baik maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya.”(QS. 6:160)
“Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkah hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nya lah kamu dikembalikan.” (Al Baqarah : 245 )
“Perumpamaan (nafkah yang di keluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah Adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir, seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (kurnia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” ( Al Baqarah : 261 )
“Orang-orang yang menafkahkan (sedekah) hartanya di malam dan di siang hari secara tersembunyi dan terang-terangan, maka mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.” (Al Baqarah : 274)

Hadist Rosulullah tentang sedekah :
Sedekah juga merupakan penolak bala. Sabda Rasulullah SAW : “Bersegeralah bersedekah, sebab yang namanya bala tidak pernah bisa mendahului sedekah.”
Seseorang yang bersedekah akan bertambah rezekinya. Sabda Rasulullah SAW : “Bersedekahlah kalian, karena sesungguhnya sedekah dapat menambah harta yang banyak. Maka bersedekahlah kalian, niscaya Allah menyayangi kalian. (Al-Wasail 6: 255, hadis ke 11)
Sabda Rosulullah yang lain tentang sedekah menambah rezeki : “Tidak akan berkurang rezeki orang yang bersedekah, kecuali bertambah, bertambah, bertambah.”(HR. Al Tirmidzi)
Sabda Rosulullah “Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR. Al Tirmidzi)
 
Sabda Rosulullah: “Tiada pagi hari, melainkan ada dua malaikat yang turun, kemudian salah satunya berkata (berdo’a) : “Ya Allah, berilah pengganti bagi orang yang berinfak”, sedangkan yang lain berdo’a :”Ya Allah, timpakanlah kepada orang yang kikir (tidak berinfak) kehancuran” [Muttafaqun alaih]

 Apabila Allah memberikan rezeki kemudian tidak kita salurkan dan hanya kita pergunakan sendiri tanpa berbagi dan membawa manfaat untuk yang lain tentunya akan menjadi penyakit. Penyakit itu bisa berupa kesulitan dalam hidup, rejeki, usaha, bisnis, jodoh, mencari pekerjaan, musibah dan lain sebagainya.

Wujud mengalirkan rejeki itu dengan sedekah, sedekah selain sebagai kewajiban bagi setiap muslim, sedekah berfungsi membersihkan dan mensucikan rezeki dan harta yang dimiliki. Karena dari setiap rejeki dan harta yang dimiliki ada hak untuk yang lain.
Sedekah merupakan investasi akhirat. Tetapi pahala dan balasannya tidak hanya diterima saat di akhirat nanti, tetapi juga langsung di terima di dunia.
Dengan bersedekah tidak saja membersihkan dan mensucikan rezeki dan harta, tetapi juga seperti hal berikut dibawah ini :
  1. Sedekah mengabulkan doa dan hajat.
  2. Malaikat mendoakan bagi orang yang bersedekah.
  3. Balasan berlipat ganda dari sedekah yang dikeluarkan.
  4. Sedekah melancarkan dan menambah rezeki (kekayaan)
  5. Sedekah menolak bala, segala macam musibah dan kefakiran/kemiskinan.

Hal diatas bisa terjadi dikarenakan keutamaan dari keajaiban dan kedahsyatan sedekah. Janji Allah itu pasti dan sabda Rosulullah itu terbukti, karena Sedekah Membawa Berkah bagi siapa saja yang mau mengerjakannya. Firman Allah dan Hadits tentang sedekah membawa berkah terlampir di bagian bawah halaman ini.

Jadi apabila ingin dijauhkan dari kesulitan hidup, rezeki, usaha, bisnis musibah, celaka, kefakiran/kemiskinan, dan lain sebagainya bersedekahlah.

Karena semakin banyak nilai sedekah yang dikeluarkan semakin banyak pula Allah menggantikannya.

Dan bila ingin dilapangkan, diluaskan, dimudahkan dan dilancarkan rejeki (kekayaan), usaha, bisnis, mendapat jodoh, mendapat pekerjaan dan keberkahan hidup yang lain segerakanlah bersedekah.

Karena Rosulullah sendiri bersabda untuk mensegerakan bersedekah :

Rasulullah SAW bersabda : Shadaqah (sedekah) yang paling utama adalah engkau bershadaqah (sedekah) ketika dalam keadaan sehat dan bugar, ketika engkau menginginkan kekayaan melimpah dan takut fakir (miskin). Maka jangan kau tunda sehingga ketika ruh sampai tenggorokan baru kau katakan, "Untuk fulan sekian, untuk fulan sekian." (HR.Al-Bukhari dan Muslim)

 Sudah saatnya kaum Muslimin merubah kehidupan perekonomiannya menjadi lebih baik, karena dengan kemiskinan akan lebih mendekatkan umat kepada kekufuran. Di jaman serba kamuflase ini sampai-sampai kata tolong-menolong, peduli kepada sesama, bantu-membantu pun hampir hanya sebatas slogan saja tanpa ada bukti nyata yang dapat membantu perekonomian masyarakat yang sebagian besar masih hidup serba kekurangan.Kita ingin sukses, ingin berkecukupan, ingin sehat dan lain-lain yang diridhoi Allah SWT, maka yang kita lakukan adalah ibadah dan berdo'a, termasuk sedekah, menolong dan membantu dalam kebaikan makhluk ciptaan Allah dengan ikhlas. Amin ya Robballallamin.- 

Baca Kisah Sukses dengan sedekah :


SALES SUSU YANG SUKSES DENGAN SEDEKAH

INGIN HIDUP TENANG DAN TIDAK TERBELENGU DUNIAWI

KISAH SUKSES DENGAN SEDEKAH

KISAH SUKSES DENGAN DUA LEMBAR UANG LIMA RIBU


Share on Google Plus

Pesan AL-HIKMAH NUR IMANI

“Orang yang paling pintar adalah orang yang berbuat baik, tetapi takut akan adzab Allah. Yang paling bodoh ialah yang berbuat kejahatan (kesalahan), tetapi mereka (merasa) aman dari adzab Allah, dan yang paling kaya dari mereka adalah orang yang paling qana’ah (selalu merasa cukup dengan pemberian Allah, baik sedikit maupun banyak)." Sedangkan orang yang paling perkasa adalah orang yang (paling) takwa.