KARAKTER MANUSIA YANG BERTAHAN




Hadis riwayat Abu Musa ra.: Dari Nabi saw, bahwa beliau bersabda: 'Perumpamaan Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Agung dalam mengutusku untuk menyampaikan petunjuk dan ilmu adalah seperti hujan yang membasahi bumi. Sebagian tanah bumi tersebut ada yang subur sehingga dapat menyerap air serta menumbuhkan rerumputan dan sebagian lagi berupa tanah-tanah tandus yang tidak dapat menyerap air lalu Allah memberikan manfaatnya kepada manusia sehingga mereka dapat meminum darinya, memberi minum dan menggembalakan ternaknya di tempat itu. Yang lain menimpa tanah datar yang gundul yang tidak dapat menyerap air dan menumbuhkan rumput. Itulah perumpamaan orang yang mendalami ilmu agama Allah dan memanfaatkannya sesuai ajaran yang Allah utus kepadaku di mana dia tahu dan mau mengajarkannya. Dan juga perumpamaan orang yang keras kepala yang tidak mau menerima petunjuk Allah yang karenanya aku diutus.' (Shahih Muslim No.4232)

Perjalanan hidup membuktikan hanyalah orang-orang yang memiliki karakter baik yang akhirnya mampu bertahan di masa sulit. Kecerdasan dan karisma mungkin saja bisa membawa seseorang ke puncak kesuksesan. Namun, hanya karakter yang dapat membuat seseorang bertahan di puncak!! Kwualitas suatu karakter akan nampak ketika seseorang mengalami tekanan, tantangan dan kesulitan. “Seseorang yang berkali-kali menang melewati kesulitan akan memiliki kualitas yang baik. Tidak ada kualitas yang tidak diuji. Ujian bisa berupa tantangan, tekanan, kesulitan, halangan, penderitaan, dll yang tidak kita sukai. Jika kita berhasil melewatinya, tidak hanya sekali tetapi berkali-kali maka kita akan memiliki kualitas tersebut.

Di dalam hidup Ujian dan cobaan akan selalu diberikan oleh Allah agar diketahui tingkatan keimanan dan ketakwaan hamba-Nya. Dan itulah cara Allah dalam membentuk karakter manusia  Hamba yang kuat imannya akan mampu melalui segala ujian dan cobaan itu walau kadang susah payah.

Ada banyak teori mengenai macam – macam karakter. Yang paling terkenal adalah teori Galen  seorang fisiolog Romawi yang hidup di abad ke-2 Masehi ,yang getol menyebarkan teori empat tempramen dan membagi kepribadian manusia menjadi empat, yaitu Sanguin, Kolerik, Melankolis, dan Phlegmatis. Galen menggambarkan tentang karakter dan sifat manusia secara jelas dan lugas tapi tidak berusaha membimbing empat karakter itu untuk mencapai puncak kesuksesanya dalam hidup.

Kita sebagai orang muslim yang mau membaca dan melihat sejarah sepatutnya bangga Pada dasarnya inti karakter manusia Allah sudah gambarkan jauh jauh hari secara turun temurun dari mulai nabi Adam as sampai dengan Rasullulah Muhammad SAW dan langsung memberikan contoh suksesnya empat karakter tersebut kepada kita melalui sipat dan karakter yang paling jelas empat sahabat nabi yang terkenal  dengan khulafaur rasyidin. Mereka adalah Abu Bakar As-Shiddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib. Keempat sahabat tersebut berhasil membawa islam dan dirinya meraih puncak kesuksesan   dan mempertahankan Islam sesuai ajaran Nabi Muhammad dan membawa Islam semakin dikenal di penjuru dunia, tanpa berusaha merubah sipat karakter masing masing dan Rasulullah saw banyak memuji para sahabatnya secara umum dan khusus. Di antara sahabat itu, tidak dapat disamakan karakternya dan Rasulullah saw hanya membimbing dan mengarahkanya untuk mencapai kesempurnaan dari karakter tersebut

Empat karakter yang berhasil Rasulullah saw bimbing dan bawa ke arah kesempurnaan hidupnya, yaitu koleris, melankolis, sanguinis, dan plagmatis.

1. Watak plegmatis, damai, tenang dan sabar dimiliki oleh Abu Bakr. Maka beliaulah yang menemani Rasulullah saw hijrah. Beliau teman setia Rasulullah saw, beliaulah termasuk golongan pertama yang membenarkan kenabian Rasulullah saw.

2. Watak koleris, tegas, dimiliki oleh Umar bin Khaththab. Ketika ada masalah tawanan perang, Abu Bakr menyarankan untuk melepaskannya. Namun Umar bin Khaththab menyarankan untuk membunuh karena tawanan tersebut adalah musuh Allah. Maka Allah pun menurunkan ayat tentang ini dan menyetujui saran Umar. Bahkan sampai-sampai Rasulullah saw terkadang takut jika Umar memberikan pendapat lagi dan akan disetujui Allah. Takut karena ketegasannya yang tidak pernah main-main.

3. Watak melankolis, rapih, kaya, rajin, dan cool, dimiliki Utsman bin ‘affan,  merupakan sahabat Abu Bakr dan Rasulullah saw.

4. Watak sanguinis, tegar, cerdas, terkenal, dimiliki oleh Ali bin Abi Thalib merupakan sepupu Rasulullah saw. Bahkan sampai sekarang ada segolongan orang yang memujanya secara berlebihan. Pada masa Rasulullah saw, ketika berperang jika Umar langsung memutuskan spontan namun Ali harus menggunakan strategi.

Semua watak itu, sejatinya dimiliki oleh Rasulullah saw. Oleh karena itu, akhlak beliau begitu sempurna.

Dalam berbagai kegiatan, organisasi, dan dalam dakwah  semua watak ini pasti ada. Tidak mungkin hanya ada satu watak, mengapa ? agar kita bisa menyusun dan menjalankannya sempurna seperti teladan yang telah dicontohkan generasi pertama dalam Islam.

Intinya Asal manusia adalah ruh dan tanah. Ia kemudian dilengkapi dengan potensi akal, hati dan jasad yang merupakan suatu kelebihan yang Allah berikan dibanding makhluk lainnya. Ciri manusia sebagai makhluk yang dilebihkan oleh Allah ialah diberikan beban dan balasan. Dengan akal, hati dan jasad, manusia dapat beribadah. Ibadah yang sesuai dengan fitrah manusia adalah ibadah  yang komprehensif yang membntuk sebuah karakteristik pada diri manusia,

Karakter adalah suatu kualitas yang dimiliki oleh seseorang yang membedakan dirinya dengan orang lain. Sementara temperamen adalah sifat dasar yang dipengaruhi oleh kode generika faktor keturunan. Sedangkan kepribadian lebih mengarah ke etika yang kita tunjukkan saat kita berada di tengah orang,
Jadi bagi kita yang mempunyai kecocokan dengan salah satu karakter yang disebut diatas cobalah untuk selalu bersyukur, jangan putus asa karena keadaan, peluang untuk mencapai kesuksesan dan keberhasilan Allah siapkan dan terpampang luas di depan anda, tinggal mencari jalan dan cara yang tepat untuk meraihnya atau mendapatkanya.

Wallahu a’lam bish-shawabi.



Baca Juga :
Di Doakan Secara Khusus Untuk Menyelsaikan Masalah anda KlikDisini  
Tasbih Laduni Klik Disini   
Cara Meraih Kesuksesan dalam Kerejekian   Klik disini   
Ijazah Hizib Para Wali  Klik Disini   
Kumpulan Ilmu Hikmah Gratis  Klik Disini   
Nama nama Ilmu Hikmah  Klik Disini 
Ilmu Khodam  Klik Disini    
20 Manfaat dari Infak dan Sedekah  Klik Disini    

PERHATIAN: Bagi anda yang mengingikan dan mau mengamalkan Ilmu Ilmu Hikmah ini, yang penting anda mau mengeluarkan Shodaqoh seiklasnya, untuk perjuangan dakwah islamiah bersama Al-Hikmah Nur Iman dan berbagi kepada Fakir Miskin dan Anak Yatim dan Fisabillilah, Ilmu Hikmah yang anda inginkan   akan kami berikan kepada anda.

Shodaqoh anda adalah ibadah anda.
Hasilnya akan kami Sumbangkan !!!
Untuk Perjuangan dakwah Islamiyah

Problematika Umat Islam Indonesia klik disini 

Penyaluran Zakat, Infaq dan Shodaqoh  Klik disini  


Anda yang Mau Bergabung bersama kami dengan yang lainya Menjadi Santriwan Santriwati secara Online di AL-HIKMAH NURIMANI
MERAIH KUNCI SUKSES DUNIA & AKHIRAT
“Barang siapa yang berjalan menuju Allah, Maka Allah akan berlari menuju dia. Siapa yang berlari menuju Allah, maka Allah akan melompat dan memelukNya”
Share on Google Plus

Pesan AL-HIKMAH NUR IMANI

“Orang yang paling pintar adalah orang yang berbuat baik, tetapi takut akan adzab Allah. Yang paling bodoh ialah yang berbuat kejahatan (kesalahan), tetapi mereka (merasa) aman dari adzab Allah, dan yang paling kaya dari mereka adalah orang yang paling qana’ah (selalu merasa cukup dengan pemberian Allah, baik sedikit maupun banyak)." Sedangkan orang yang paling perkasa adalah orang yang (paling) takwa.