Bersakit Sakit dahulu bersenang senang Kemudian




بِسْـــــــــمِ ﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم
Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih 
lagi Maha Penyayang 

Wahai manusia, ketahuilah setelah lapar pasti ada yang kenyang; setelah dahaga pasti kepuasan; setelah tidak dapat tidur pasti ada keyenyakan; setelah sakit pasti ada kesembuhan; hal ghaib akan menjadi kasat; yang tersesat  akan mendapat petunjuk; tawanan akan terbebaskan; kabut hitam akan sirna’’ mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan ( kepada rasul-Nya ), atau sesuatu keputusan dari sisinya. Maka karena itu, mereka menjadi menyesal terhadap apa yang mereka rahasiakan dalam diri mereka.’’ ( QS. Al-ma’idah ( 5); 52). Semua akan dapat terjadi tiba-tiba secepat cahaya, sekejap mata. Orang yang dirundung duka akan merasa bahagia dengan uluran belas kasihan yang tulus dan sentuhan tangan penuh simpatik dan menentramkan. Jika kau lihat gurun pasir membentang luas, maka ketahuilah bahwa di penghujung sana ad ataman yang menghijau dengan naungan yang membentang luas. Jika Anda lihat tali semakin menguat dan mengencang, maka ketahuilah ia akan segera putus.

Ada sebuah ungkapan yang sangat bagus dari kaum arab jahiliyah;
Kesengsaraan, kemudian lengket,lalu menyingkir pergi, dan tidak  menjadi-jadi

            Ada air mata yang akan  disusul senyum bahagia. Ada rasa takut yang akan berganti kenyamanan. Ada kegelisahan yang akan reda menjadi ketentraman. Kobaran api tidak akan dapat membakar tubuh sang Ibrahim karena penjagaan tuhan telah membuka candela hawa dingin dan keselamatan ( ‘bardan wa salaman’) lautan tidak akan menenggelamkan sang Nabi Musa karena suara kebenaran yang kuat telah terucap:’’ Tuhanku bersamaku. Ia yang akan memberi petunjuk kepadaku. Sang Muhammad Al- Ma’shum yang ada dalam goa telah menghibur kecemasan sahabatnya ( Abu Bakar ) karena Sang Tuhan sendiri telah hadir bersama keduanya. Rasa aman pun turun. Jalan kemenangan telah membentang luas. Rasa tentram memenuhi dada. Budak-budak hanya bersandar pada masa sekarang dan kondisi terkini. Mereka tidak melihat apa-apa selain kesusahan, kesempitan, dan kerusakan. Sebab, mereka hanya melihat tembok kamar dan pintu rumah saja. Mengapa mereka tidak mau melemparkan pandangan kebelakang tembok dan mengalihkan pikiran-pikiran mereka ke balik yang tersembunyi. Ringkasnya, jangan merasa tidak mampu. Jangan berkecil hati, satu kondisi tertentu tidak akan berjalan selama-lamanya. Di dinia ini tidak ada yang abadi, yang abadi hanyalah perubahan, Ibadah paling baik ialah menunggu jalan keluar. Hari-hari akan terus beredar. Masa akan terus berubah. Malam akan terus merambat. Roda akan terus berputar. Hal gaib ( maya ) itu tertutup. Setiap waktu Tuhan Yang Mahabijaksana senantiasa dalam kesibukan. Barangkali Allah mengadakan sesudah itu sesuatu hal yang baru. Dan setelah kesulitan pasti ada kemudahan. Habis gelap terbitlah terang. 

The screet of happiness
Disalin oleh Ustd Dedi Rahmat

PERHATIAN :
Bagi anda yang sedang Mengalami sakit dan lagi berusaha untuk menyembuhkanya tapi tidak kunjung sembuh dan ke Medispun sudah tidak sanggup lagi, apapupun bentuk penyakit anda dari yang aneh sampai santet ataupun guna guna Segera:

HUBUNGI KAMI
Ibu Dewi :  BBM 
5527BFEA atau 
081 222 010 769 ( Ustd Sayiful bahri ) 
085 659 060 964 ( Ustd Dedy Rahmat )

terima kasih semoga bermanfaat !

Anda yang Mau Bergabung bersama kami dengan yang lainya Menjadi Santriwan Santriwati secara Online di 
AL-HIKMAH NURIMANI
MERAIH KUNCI SUKSES DUNIA & AKHIRAT
“Barang siapa yang berjalan menuju Allah, Maka Allah akan berlari menuju dia. Siapa yang berlari menuju Allah, maka Allah akan melompat dan memelukNya”
                               klik disini  
Share on Google Plus

Pesan AL-HIKMAH NUR IMANI

“Orang yang paling pintar adalah orang yang berbuat baik, tetapi takut akan adzab Allah. Yang paling bodoh ialah yang berbuat kejahatan (kesalahan), tetapi mereka (merasa) aman dari adzab Allah, dan yang paling kaya dari mereka adalah orang yang paling qana’ah (selalu merasa cukup dengan pemberian Allah, baik sedikit maupun banyak)." Sedangkan orang yang paling perkasa adalah orang yang (paling) takwa.