Hidup Mulia dengan Infak


Yakinilah bahwa harta anda hanyalah milik Allah dan sebagiannya hak orang lain. Bersaksilah , bahwa memperoleh sesuatu bukan  dari yang diusahakan tetapi dari sesuatu yang diberikan pada orang lain. Banyak- banyaklah beramal pada orang lain, karena pertolongan Allah akan segera tiba bagi siapa saja yang  banyak menolong sesamanya. Jangan harap anda ditolong Allah, bila tangan anda tidak pernah digunakan untuk menolong orang lain. Sebab datangnya pertolongan Allah, tentu diundang oleh pertolongan yang diberikan pada orang lain.
Terdapat beberapa ayat al- Qur’an sebagai bahan renungan tentang keutamaan menafkahkan sebagian dari rizki yang kita peroleh, antara Lain:
Al-Qur’an surat Ali Imran ayat 92
“  kamu sekali-kali tidak sampai kepada  Kebaktian yang sempurna, sebelum kamu menafkahkan sebahagian harta yang kamu cintai . Dan apa saja yang kamu nafkahkan, maka sesunguhnya Allah mengetahuinya’’.

AL Qur’an surat al-baqarah ayat 274
“orang yang menafkahkan hartanya dimalam dan siang hari secara tersembunyi dan terang-terangan, maka mereka mendapatkan  pahala disisi Allah, tidak ada kekhawatira terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati’’.

Al Qur’an  surat al- baqarah ayat 271
Jika kamu menampakan sedekahmu , maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir maka menyembunyikannya itu lebih baik bagimu , Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan’’.

Al Qur’an surat al-baqarah ayat 272
‘’Dan apa saja harta yang baik kamu nafkahkan (di jalan Allah), maka pahalanya itu untuk kamu sendiri. Dan janganlah kamu membelanjakan sesuatu melainkan karena mencari ridha Allah. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan, niscaya kamu akan diberi pahalanya dengan cukup sedang kamu sedikitpun tidak akan dianiaya’’.

Al-Qur’an surat al- baqarah ayat 261
‘’perumpamaan nafkah yang dikelurkan orang-orang yang menafkahkan hartanya dijalan Allah adalah serupa  dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh butir, pada tiap-tiap butir, seratus biji. Allah melipatgandakan pahala bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah maha luas (karunianya) lagi maha mengetahui’’.

Al-Qur’an surat al Qashash ayat 54
‘’mereka itu diberi  pahala dua kali disebabkan kesabaran mereka dan mereka menolak kejahatan dengan kebaikan dan sebagian dari apa yang telah kami rezekikan kepada mereka, mereka menafkahkannya’’.

Al-Qur’an surat al-Anfaal ayat 2-4
“sesunguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apa bila disebut nama Allah gemetarlah hati  mereka dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayatnya , bertambahlah iman mereka dan kepada tuhanlah mereka bertawakal. Yaitu orang-orang yang mendirikan  shalat dan yang menafkahkan sebagian dari rezeki yang kamu berikan kepada mereka. Itulah orang-orang yang beriman  dengan sebenar-benarnya. Mereka akan memperoleh beberapa derajat ketingian disisi Tuhannya dan ampunan serta rezeki yang mulia’’.

Al –Qur’an surat al Baqarah ayat 276-277
“Allah memusnahkan riba dan   Menyuburkan sedekah. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran dan selalu berbuat dosa. . shalat dan menunaikan zakat,  mereka mendapatkan pahala disisi tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati’’.

 Al –Qur’an an-Nisa ayat 37-38 
“yaitu orang-orang yang kikir dan menyuruh orang lain berbuat kikir dan menyembunyikan karunia Allah yang telah kafir siksa yang menghinakan. Dan juga orang-orang yang menafkahkan harta-harta mereka karena riya kepada manusia dan orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian. Barang siapa mengambil syetan sebagai temannya, maka syaitan itu adalah teman yang seburuk-buruknya’’.
   
AL-Qur’an surat al- Kautsar ayat 1-3
“sesungguhnya kami telah memberikan kepadamu ni’mat yang banyak. Maka dirikanlah shalat karena tuhanmu dan berkorbanlah. Sesungguhnya orang-orang  yang membenci kamu dialah yang terputus’’.
   
AL-Qur’an surat al-Maa’uun ayat 1-7
“tahukah kamu orang yang mendustakan agama? Itulah orang-orang yang menghardik anak yatim. Dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin…… dan enggan menolong dengan barang yang berguna’’.

Deretan ayat al –Qur’an yang berkaitan dengan menafkahkan harta atau kekayaan, sengaja penulis sajikan untuk mengetuk nurani bersama, bahwa Allah begitu besar kepeduliannya untuk saling membantu sesama dengan apapun yang bisa , mampu dan berkesempatan. Semua orang bisa berkorban dalam bentuk  Sebagai bahan renungan ditengah keheningan jiwa, kiranya patut dipertimbangkan kehadiran tiga kartu  AS dalam membimbing kesalehan sosial bersama: pintu ASahan(latihan awal kebiasan berkorban) ,pintu ASihan (kebiasaan mencintai beramal shaleh) dan panti ASuhan (realisasi dan aksi berbuat amal kebajikan). Kata-kata hikmah berbunyi,’’ Kita sebenarnya memperoleh sesuatu rizki, kekayaan bukanlah dari sesuatu yang diusahakan, tetapi dari sesuatu yang pernah diberikan pada orang lain’’. Amiin.
Share on Google Plus

Pesan AL HIKMAH NUR IMANI

“Orang yang paling pintar adalah orang yang berbuat baik, tetapi takut akan adzab Allah. Yang paling bodoh ialah yang berbuat kejahatan (kesalahan), tetapi mereka (merasa) aman dari adzab Allah, dan yang paling kaya dari mereka adalah orang yang paling qana’ah (selalu merasa cukup dengan pemberian Allah, baik sedikit maupun banyak)." Sedangkan orang yang paling perkasa adalah orang yang (paling) takwa.