KIAT MEMBANGUN KEPERCAYAAN DIRI

بِسْـــــــــمِ ﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih
lagi Maha Penyayang

Kebaikan memperanakan kepercayaan diri, kepercayaan diri melahirkan antusiasme, dan antusiasme menaklukan dunia, Optimisme dapat menyalakan api keyakinan atas kemampuan kita dan meningkatkan rasa percaya diri

Potensi sukses sebenarnya telah ada dalam diri kita. 
Pertama:Tanpa sadar kita pernah bertarung dengan begitu banyak calon manusia. Dari 250 juta sperma yang terpancar, yang berjumpa dengan sel telur hanya satu. Dan itulah kita. Kemudian, kita diberi hak yang sama untuk sukses yaitu sebagai pewaris surga. Tapikita berbeda dengan tumbuhan, binatang, setan, atau malaikat karena diberi kebebasan memilih untuk sukses atau gagal. Tentunya pilihan kita adalah sukses. Kita tidak diciptakan untuk gagal. Jika kita gagal. Itu pasti bukan kehendak Allah, melainkan karena kita tak serius memompa  potensi yang ia karuniakan.

Kedua belajarlah mensyukuri nikmat yang Allah berikan. AL-hamdulillah akal bisa berpikir, mata bisa melihat, telinga bisa mendengar, mulut bisa berkata, dan hati masih punya iman. Cari nikmat Allah yang masih kita syukuri karena setiap kali bersyukur, setiap kali pula datang nikmat lainya. Kalau tuna netra, Alhamdulillah telinga masih bisa mendengar. Kalau tak bisa mendengar, Alhamdulillah masih bisa membaca. Jadi, daripada kita memikirkan yang tak  ada lebih baik  kita memikirkan potensi yang ada. Demikian pula carilah kejadiaan masa lalu yang membuat kita sadar bahwa kita pernah berbuat sesuatu atau mungkin kita pernah mengalami situasi sulit yang berhasil kita  atasi.

Ketiga, kita harus mampu membaca potensi diri kita karenanya segeralah lacak, gali dan eksplorasi potensi sukses yang ada pada diri kita. Misalnya dengan bertanya kepada ibu, bapak, suami, istri, atau teman dekat. Termasuk juga mengikuti psikiater, dokter bahkan kyai untuk melacak potensi kita. Karena bisa jadi sangat banyak potensi yang tak kita sadari hingga tak berhasil kita gali.

Keempat, paculah diri kita untuk terus belajar dari orang-orang yang sukses.’’Bakar’’ semangat kita dengan banyak bersilaturahmi dengan orang-orang sukses atau membaca dan mempelajari buku tentang kiat orang-orang sukses, terutama membaca sejarah para rasul yang mampu membangkitkan dan mengubah peradaban. Makin banyak masukan tentang bagaimana orang bisa bangkit dari keterpurukan, akan makin terbakar semangat. Misalnya tentang bagaimana  Nabi Muhammad diboikot dan diusir dari tanah kelahirannya, tapi bisa kembali lagi dengan membangkitkan moral. Beliau juga seorang yatim piatu yang bisa menjadi pengusaha sukses.

Kelima, carilah lingkungan yang bisa memotivasi kita untuk sukses. Mulailah perbaiki pergaulan kita. Cari dan bergaullah dengan orang-orang yang mempunyai potensi untuk bangkit, yang percaya diri, dan yang sangat menggebu menafkahkan hidupnya untuk mempersembahkan yang terbaik. Rasullullah Muhammad SAW menyatakan, bergaul dengan penjual minyak wangi akan ikut terbawa harum, bergaul dengan pandai besi akan bau bakaran. Karenanya, jangan salah memilih teman atau lingkungan karena itu akan menentukan prestasi kita.

Keenam, setelah potensi diketahui, maka mulailah berani untuk berbuat dan mengarungi risiko. Carilah pengalaman dengan mencoba karena setiap kali kita berpengalaman,  maka akan menambah percaya diri. Yang disebut gagal itu jika niatnya jelek, ikhtiarnya tak maksimal atau tak mau ikhitar. Kalau kita sudah mencoba, maka niatnya saja sudah menjadi amal. Orang yang gagal adalah orang yang tak pernah berani mencoba. Naik tangga  kelima puluh harus diawali dengam tangga  pertama. Ketika mencoba sesuatu kita harus siap dengan hasil yang sesuai atau tidak sesuai dengan keinginan, bisa jadi itulah yang terbaik menurut Allah Azza wa jalla. Tak harus semuanya sesuai keinginan. Yang harus itu adalah berani berbuat sesuatu sepanjang masih dalam kebaikan.


Ketujuh, bertawakal. Sesudah perhitungan kita matang, selanjutnya tingkatkan amalan yang disukai Allah karena Dialah satu –satunya yang menggenggam jalan keluar dari kesulitan kita. Makin kokoh ibadah kita, makin bagus shalat kita, makin kuat doa kita, maka akan makin mengundang pertolongan Allah ini bisa meningkatkan percaya diri. Allah tak akan menyia-nyiakan amal yang kita lakukan. Tak usah panic menghadapi hidup yang serba ruwet dan sempit. Anggaplah sebagai lading dari Allah untuk membangkitkan kemampuan kita. Kelapangan  kadang tak menjadikan orang kreatip, tapi kesulitan seringkali menjadikan orang kreatif.


Kepercayaan diri adalah kapasitas untuk melakukan sesuatu, sekaligus energi vital untuk menentukan pilihan dan keputusan


PERHATIAN :
Bagi anda yang sedang Mengalami sakit dan lagi berusaha untuk menyembuhkanya tapi tidak kunjung sembuh dan ke Medispun sudah tidak sanggup lagi, apapupun bentuk penyakit anda dari yang aneh sampai santet ataupun guna guna Segera:

HUBUNGI KAMI
Ibu Dewi :  BBM 
5527BFEA atau 
081 222 010 769 ( Ustd Sayiful bahri ) 
085 659 060 964 ( Ustd Dedy Rahmat )

terima kasih semoga bermanfaat !




Anda yang Mau Bergabung bersama kami dengan yang lainya Menjadi Santriwan Santriwati secara Online di AL-HIKMAH NURIMANI
MERAIH KUNCI SUKSES DUNIA & AKHIRAT
“Barang siapa yang berjalan menuju Allah, Maka Allah akan berlari menuju dia. Siapa yang berlari menuju Allah, maka Allah akan melompat dan memelukNya”
Share on Google Plus

Pesan AL-HIKMAH NUR IMANI

“Orang yang paling pintar adalah orang yang berbuat baik, tetapi takut akan adzab Allah. Yang paling bodoh ialah yang berbuat kejahatan (kesalahan), tetapi mereka (merasa) aman dari adzab Allah, dan yang paling kaya dari mereka adalah orang yang paling qana’ah (selalu merasa cukup dengan pemberian Allah, baik sedikit maupun banyak)." Sedangkan orang yang paling perkasa adalah orang yang (paling) takwa.