Info Terbaru:

Pasrahkan hidup Pada Allah Swt

Dengan Ridhonya - Betapa mulia jiwa yang sabar dan ikhlas, yang meyakini akan datangnya kebahagian pemberian Allah Swt ,
Dalam menjalani kehidupan, manusia tak akan lepas dengan bermacam kebutuhan, mulai dari pangan, sandang, papan dan sarana lain seperti pendidikan, transportasi dan pekerjaan yang layak. Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk yang tidak dibarengi dengan jumlah lapangan kerja dan peluang usaha yang memadai, menyebabkan beberapa masalah baru, salah satu di antaranya masalah ekonomi yg meliputi kemiskinan dan pengangguran. Tak sedikit orang yang sudah berusaha keras, mengajukan lamaran kemana-mana, tapi belum juga menadapatkan pekerjaan. Di sisi lain, ingin membuka usaha terkendala masalah modal. Inilah yang jika berlarut-larut, banyak menyebabkan terjadinya stres dan depresi, bahkan berakhir dengan putus asa. Dari sinilah, arti pentingnya berpasrah diri pada yang Maha Kuasa. Pasrah di mata Tuhan, bukan berarti menyerah pada keadaan. Pasrah di sini menurut hakikat Illahi, yakni berdoa, berusaha, berikhtiar dan berserah diri pada kekuasaan dan kehendak Allah Swt, Tuhan yang Maha Kuasa atas segalanya, termasuk menentukan takdir manusia. Jika kita pasrah pada Allah Swt, Tuhan yang Maha Kuasa, maka hati kita akan merasa tenang dan tentram dalam menjalani dan menghadapi kesulitan hidup yang kita alami. Apapun yang akan kita dapatkan, semua atas kehendak yang Kuasa. Jadi gak ada yang sia-sia dengan segala daya dan upaya. Meski nantinya kita gagal dan terpuruk dengan usaha yang telah kita jalani, asal kita bersabar dan berserah diri pada yang Kuasa, maka insyaallah, suatu saat nanti kita akan memperoleh hikmah dan nikmat yang luar biasa. Itulah fungsinya iman kita pada Tuhan yang Maha Kuasa, yang akan mengendalikan dan membatasi kita agar jangan sampai salah jalan. Semoga bermanfaat sebagai inspirasi dalam hidup kita. Tetap berusaha dan terus berusaha, jangan lupa diiringi dengan doa dan berpasrah diri pada kehendak yang Kuasa.

        Menyerahkan segala sesuatu kepada Allah, kepasrahan diri kepada-Nya, ridha dengan ketetapan-Nya, berprasangka baik, ( husnuz-zhan ) kepada-Nya, dan menunggu jalan keluar yang diberikan-Nya adalah buah-buah iman yang paling utama dan sifat kaum mukmin yang paling mulia. Ketika seorang hamba telah dapat meyakini balasan yang baik dan menyandarkan seluruh hidupnya kepada tuhan, maka akan mendapatkan penjagaan, kekuasaan, kecukupan, kekuatan, dan pertolongan dari Allah.
        Jika mata-mata perlindungan tuhan telah menjagamu, maka tidurlah dengan nyaman sebab semua bencana akan aman. Ketika dilemparkan ke dalam kobaran api Ibrahim as. Berkata,’’ Cukuplah Allah sebagai penolong dan Allah adalah sebaik-baiknya pelindung,’’ Allah lalu menjadikan kobaran api itu dingin dan menyelamatkan Ibrahim. Ketika diancam oleh bala tentara kaum kafir dan battalion kaum penyembah api, rasulullah Saw dan para sahabat beliau berkata,’’ Cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik pelindung; Maka mereka kembali dengan nikmat dan karunia ( yang besar ) dari Allah, mereka tidak mendapat bencana apa-apa, mereka mengikut keridhaan Allah, DanAllah mempunyai karunia yang besar.’’ ( Qs. Ali’imran ( 3):173-174 ).
         Manusia belaka tidaka akan mampu melawan derasnya bencana, tidak akan mampu menghadang badai nestapa, tidak akan mampu menghadapi ganasnya derita, karena ia hanyalah makhluk lemah tak berdaya. Yang dapat dilakukan manusia hanyalah menyerahkan sepenuhnya kepada tuhan, percaya dengan perlindungan-Nya, dan memasrahkan segala urusannya kepada Allah. Kalau tidak, apa lagi daya yang dimiliki hamba yang fakir dan hina ini ketika dirundung nestapa dan dihimpit derita,’’ Dan hanya kepada Allah hendaknya kamu bertawakal, jika kamu benar-benar orang yang beriman.’’ ( Qs. Al-Ma’idah (53):23 ).
         Wahai orang yang ingin menasehati dirinya, pasrahkan diri Anda kepada Yang Maha kuat lagi Mahakaya, pemilik kekuatan yang kuat. Dia akan melepaskan diri Anda dari kecelakaan dan mengeluarkan Anda dari kesulitan. Buatlah slogan dan semboyan hidup Anda:’’ Cukuplah Allah sebagai penolong dan Allah adalah sebaik-baiknya pelindung.’’ Jika Anda dihinggapi sakit, Anda selalu menderita sakit, dan ujian itu semakin berat menimpa Anda, maka katakanlah,’’ Cukuplah Allah sebagai penolong dan Allah adalah sebaik-sebaiknya pelindung.’’ Tatkala Anda takut kepada musuh, gelisah menghadapi gangguan kaum lalim, atau khawatir dengan musibah, maka bisikan dalam hati Anda, ‘’ Cukuplah Allah sebagai penolong dan Allah adalah sebaik-baiknya pelindung.’’ Dan cukuplah Tuhanmu menjadi pemberi petunjuk dan penolong.’’ ( Qs. Al-furqan ( 25):31 ).

Yakin itu tidak berdiri sendiri. ia bergandengan dengan syukur, dengan sabar, dengan ikhlas, dengan ridho, dengan baik sangka, dan lainnya.
Setiap pekerjaan ada resikonya, setiap kesuksesan pun juga ada resikonya. SABAR dan IKHLAS dapat mengubah resiko jadi lebih indah



Info layanan kami :

     Di Doakan Secara Khusus   Klik Disini »  ·  Terapi Air  Hikmah   Klik Disini »     ·  Pengizajahan Ilmu Hikmah   Klik  Disini »   ·   Tasbih Laduni    Klik Disini » ·  Ilmu Rajah / Wifik   Klik  Disini »  · Milikilah Ilmu Hikmah Mencapai Hidup Berkah dan Barokah   Klik Disini »   ·   Anda ingin Menjadi Santri Online  Al-Hikmah Nur Imani   Klik Disini »   ·   Berkunjung ke Al-Hikmah Nur Imani  Untuk Konsultasi Langsung.  Klik Disini » 

Baca Juga