Mengatasi Masalah Hutang

Dengan Ridhonya - Sebelum berutang, pelajari cara mengelola keuangan yang baik. Karena utang tanpa pengelolaan, akan membuat utang secuil menjadi utang menggunung. Dan
Jangan sedih jika memiliki utang menggunung, karena anda juga memiliki potensi untuk menghasilkan harta segunung atau beberapa gunung

Untuk apa kita berhutang? Umumnya hutang digambarkan sebagai "solusi atas masalah keuangan kita". Lihat saja iklan iklan produk perbankan, semua menggambarkan hutang sebagai solusi. Hutang memang akan menjadi solusi ketika kita bisa mengelola nya dengan benar. Namun dapat menjadi masalah ketika tidak dikelola dengan baik. Dan yang lebih penting lagi, ketika hutang sudah menjadi masalah, bagaimana mengatasinya?

Bagi Anda yang pernah ada dalam posisi berhutang dan merasakan beratnya membayar hutang, pasti ingat alternatif apa yang kita pikirkan ketika hutang menjadi masalah. Ya, berhutang lagi. Hampir selalu begitu. Ini sama saja mengatasi masalah dengan masalah. Hasilnya ya masalah yang lebih besar.
Saya juga pernah dalam posisi berhutang, dan Alhamdulillah dapat mengatasinya. Bagaimana saya bisa menyelesaikan masalah saya dulu?  Ternyata bukan dengan berhutang lagi. Masalah ternyata tidak dapat diselesaikan dengan masalah, namun harus diselesaikan secara tuntas dari dalam ke luar (inside-out). Ibarat pengobatan, harus dari dalam, baru manjur. Berikut caranya :

Jangan menghindar  
Dalam menghadapi masalah, berhutang itu wajar dan dapat diselesaikan. Jadi Anda jangan sampai menghindar dari pemberi hutang. Semakin Anda menghindar, masalah akan semakin besar dan tersa berat.  Hadapi dan ajak bicara baik-baik. Tawarkan solusi dan ajak diskusi. Mereka juga berkepentingan supaya Anda mampu membayar hutang. Anda juga tidak perlu merasa dalam posisi di bawah. Hubungan bisnis itu posisinya setara.  Para konglomerat yang punya hutang trilyunan saja (dan nunggak bertahun-tahun!)  kalau bernegosiasi dengan Pejabat tampil Power Full. Jadi kalau hutang Anda masih puluhan atau ratusan juta ya santai aja. Tidak akan menyered anda ke penjara atau ke kematian, itu bisa selsai dengan negosiasi yang baik.

Jangan terpaku memikirkan masalah hutang
Semakin dipikirkan, maka masalah akan semakin berat. Lagipula, suatu masalah tidak akan selesai dengan dipikirkan malah anda akan tebelengu didalamnya dan rusaklah akal sehat anda. Robahlah cara pikir  dan mulailah berpikir tentang peluang-peluang dan kesempatan-kesempatan untuk memperoleh uang tambahan TANPA BERHUTANG.  Kalau kita berpikiran bahwa solusi akan datang dengan cara mencari hutang lagi, maka itu yang akan terjadi. Jadi stop memikirkan bahwa kita akan menambah hutang untuk menutup hutang. Pikirkanlah  peluang.
Mungkin Anda akan protes, walah susah nih, bagaimana caranya? Peluang apa? Hari ini mungkin Anda belum kepikiran, tapi InsyaAllah Tuhan akan memberikan pertolongan ketika Anda mulai berpikir tentang peluang. Perhatikan sekitar Anda, adakah peluang untuk menghasilkan uang tambahan secara halal dengan cepat? Saya yakin pasti ada. Ketika kita mulai berpikir tentang peluang, pintu rizki akan terbuka.

Terus bersyukur
Ini yang paling berat. Mana mungkin dalam keadaan babak-belur "terjepit hutang" masih bersyukur. Justru disini tantangannya. Allah Swt Maha Bijaksana. Pengalaman berhutang ini tentu ada maksudnya. Saya yakin maksud tadi adalah baik untuk Anda. Barangkali akan mengantarkan Anda pada posisi yang jauh lebih baik. Maka tidak ada alasan untuk tidak bersyukur. Tiap detik, tiap waktu, ucapkan rasa syukur di hati dan di bibir. Caranya dengan mengingat-ingat anugerah atau Nikmat yang Allah Berikan atau yang sudah Anda terima. Kesehatan yang itu penting, bila anda dalam kondisi demikian di kasih sakit mau gimana ? maka syukurilah,  Anak Anda yang lucu-lucu, pasangan Anda yang baik, Pekerjaan Anda yang diperebutkan ribuan orang, bisnis Anda yang Alhamdulillah masih berjalan, dan banyak lagi. Ini penting untuk menjaga agar hati Anda selalu dalam keadaan "feel good". Peluang tidak akan datang kepada orang dengan pikiran yang suntuk dan hati yang terus menyesali dan kecewa sudahlah ini sudah  terjadi. Ganti isi pikiran dan hati Anda dengan rasa syukur yang mendalam.

Tetap berbahagia. 
Masalah serius yang saya amati dari orang yang menghadapi masalah hutang adalah mereka menjadi tidak bahagia. Mereka merasa jadi orang susah. "Aura" susah ini terpancar keluar dan akhirnya mereka canggung dalam berbisnis, akibatnya bisnis ya makin susah. Anda harus selalu berbahagia. Hutang Anda terjadinya di dunia "luar" Anda. Diri Anda yang ada di dalam Anda tidak terpengaruh apapun yg terjadi di luar sana. Kalau Anda mau bahagia, maka jadilah Anda bahagia SEKARANG,  apapun keadaan Anda.  Dengan selalu bahagia, "aura" bahagia Anda akan selalu terpancar, bahasa tubuh Anda akan enak, ngomong lancar, berbisnis pun lancar.

Ambil tindakan. 
Ketika ada peluang untuk mendapatkan rizki tambahan tanpa berhutang, segera ambil tindakan. Sekecil apapun itu. Kadang Zat Allah Swt  bekerja dengan misterius. Hal-hal yang kelihatannya kecil dan sepele, kadang menjadi besar dan membawa berkah di masa depan. Jangan ada hari tanpa tindakan. Mulai setiap hari Anda dengan semangat, karena Anda tahu akan melakukan apa hari ini.
Pasrahkan. Dengan tetap berusaha, selalu pasrahkan pada Allah Swt penyelesaian terbaiknya.  Allah  Maha Tahu dan Bijaksana, pasti akan memberikan solusi yang terbaik. Kadang Allah Swt membayarkan hutang Anda dengan cara yang unik, maka Anda harus selalu open-minded.

Masalah Pati selesai.
Masalah yang Anda hadapi mungkin adalah salah satu bagian dari pembelajaran Anda menjadi pembisnis besar. Kalau mengatasi hutang puluhan juta saja tidak bisa bagaimana nanti jadi konglomerat yang punya hutang ratusan milyar? Jadi bagi yang sedang punya masalah dengan hutang, tetap semangat, selalu bersyukur, dan selalu hadirkan kebahagiaan di hati.

InsyaAllah semua akan beres.

Baca Juga :
Badai Masalah - Klik disini
Kata Motivasi Hutang - Klik disini
Doa Doa Mustajab - Klik disini


Info layanan kami :
     Di Doakan Secara Khusus   Klik Disini »  ·  Terapi Air  Hikmah   Klik Disini »     ·  Pengizajahan Ilmu Hikmah   Klik  Disini »   ·   Tasbih Laduni    Klik Disini » ·  Ilmu Rajah / Wifik   Klik  Disini »  · Milikilah Ilmu Hikmah Mencapai Hidup Berkah dan Barokah   Klik Disini »   ·   Anda ingin Menjadi Santri Online  Al-Hikmah Nur Imani   Klik Disini »   ·  Berkunjung ke Al-Hikmah Nur Imani  Untuk Konsultasi Langsung.  Klik Disini »
Share on Google Plus

Pesan AL-HIKMAH NUR IMANI

“Orang yang paling pintar adalah orang yang berbuat baik, tetapi takut akan adzab Allah. Yang paling bodoh ialah yang berbuat kejahatan (kesalahan), tetapi mereka (merasa) aman dari adzab Allah, dan yang paling kaya dari mereka adalah orang yang paling qana’ah (selalu merasa cukup dengan pemberian Allah, baik sedikit maupun banyak)." Sedangkan orang yang paling perkasa adalah orang yang (paling) takwa.