Memaknai Hidup adalah Ujian


Dengan Ridhonya - Kehidupan ini pasti penuh dengan cobaan karena dunia memang adalah Darul bala ( Tempat Ujian ),  itulah dinamika kehidupan yang pasti dan harus dijalani oleh setiap insan.

Banyak sekali kita lihat bentuk bentuk ujian yang Allah Swt turunkan kepada manusia, diantaranya adalah musibah musibah, bencana bencana, sakit, kekurangan buah buahan, tanam tanaman, paceklik, dan banyak lagi ujian ujian yang Allah turunkan,  adapula ujian yang Allah Swt turunkan dalam bentuk Nikmat, Nikmat juga bisa menjadi ujian bagi seseorang.

Memang kehidupan ini penuh dengan ujian seperti ombak yang menyerang karang, ombak ombak kehidupan pasti akan kita hadapi oleh karena itu setiap insan harus siap menghadapi tantangan dan ujian, apalagi seorang mukmin dia harus tegar dan jangan mudah putus asa, dan hendaklah dia mempersiapkan diri untuk menghadapi segala ujian yang Allah Swt berikan,  karena ujian ujian itu apabila kita berhasil melewatinya dengan baik maka itu akan menjadi sarana untuk menaikan derajatnya disisi Allah Swt.

Allah Swt Berfirman :

وَمَا أَرْسَلْنَا قَبْلَكَ مِنَ الْمُرْسَلِينَ إِلا إِنَّهُمْ لَيَأْكُلُونَ الطَّعَامَ وَيَمْشُونَ فِي الأسْوَاقِ وَجَعَلْنَا بَعْضَكُمْ لِبَعْضٍ فِتْنَةً أَتَصْبِرُونَ وَكَانَ رَبُّكَ بَصِيرً


Dan Kami tidak mengutus rasul-rasul sebelummu, melainkan mereka memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar (sebagai manusia biasa). Dan Kami jadikan sebagian kamu, (sebagai) cobaan bagi yang lain. Sanggupkah kamu bersabar?. Dan Rabb-mu Maha Melihat. QS.25:20

Maka kita bisa melihat didalam kehidupan ini  ada seseorang yang diuji dengan pasangan hidupnya, di uji dengan anak anaknya, di uji dengan ibu bapaknya, diuji dengan saudaranya, diuji dengan tentangganya, diuji dengan kerabat dan sahabatnya nya,  demikian kehidupan penuh dengan ujian ombak ombak kehidupan yang akan menerjang kita maka kita harus tegar setegar karang,  jangan mudah putus asa, jangan mudah melemah minta terus pertolongan kepada Allah Swt, untuk dapat sabar menghadapi ujian ujian yang Allah Swt berikan, tetap istiqomah diatas jalan Allah Swt, untuk menguji  kita apakah kita bersabar ?

Inilah ujian kesabaran apabila kita menjadi hamba yang bersabar maka kita akan mendapat pahala tanpa batas. Tetapi untuk meraih pahala tanpa batas itu tidaklah mudah kita harus memiliki kesabaran dan sabar itu hanya dapat diraih dengan latihan, melatih diri jadi orang sabar , tidak mudah marah, tidak mudah dendam, tidak mudah terpancing emosinya, tidak mudah tersulut amarahnya, tidak mudah sakit hati, menjadi seorang yang pemaaf penuh dengan kasih saying,  apalagi kita yang telah mendapat hidayah islam dan hidayah sunah dan memiliki ilmu, mengetahui Quran dan Sunah kita seharusnya menjadi orang yang lebih santun dan sabar karena tidak sama antara orang yang tau dan tidak tau.

Orang yang memiliki ilmu dan memiliki pengetahuan  dia harus menjadi orang yang lebih sabar dan santun di dalam menghadapi tantangan ujian dan cobaan dari Allah Swt, karena kita tidak bisa lari dari kehidupan,  inilah dia jalan yang harus kita tempuh ini merupakan jalan bagi kita untuk menuju Surga Allah Swt, karena kita tidak akan mungkin menuju surga Allah Swt tanpa menghadapi pase pase kehidupan ini.

Sesungguhnya dunia adalah tempat ujian. Siapa yang tidak mendapat ujian atau musibah dalam hartanya, akan diuji jasadnya. Siapa yang tidak diuji jasadnya akan diuji anak-anaknya. Maka sudah merupakan sunnatullah bahwa setiap insan pastilah akan mendapatkan ujian dan cobaan baik berupa keburukan atau kebaikan, inilah Cara Allah Swt dalam membentuk hambanya menjadi kuat untuk supaya di naikan derajatnya ke yang lebih tinggi. Amin ya Robbal Alamin


Baca Juga : Informasi Cara menghadapi Masalah hidup 
             Bagaimana biar cepat LunasHutang



Anda yang Mau Bergabung bersama kami dengan yang lainya Menjadi
Santriwan Santriwati Secara Online di AL-HIKMAH NURIMANI
MERAIH KUNCI SUKSES DUNIA & AKHIRAT
“Barang siapa yang berjalan menuju Allah, Maka Allah akan berlari menuju dia. Siapa yang berlari menuju Allah, maka Allah akan melompat dan memelukNya”
 klik disini 
Share on Google Plus

Pesan AL-HIKMAH NUR IMANI

“Orang yang paling pintar adalah orang yang berbuat baik, tetapi takut akan adzab Allah. Yang paling bodoh ialah yang berbuat kejahatan (kesalahan), tetapi mereka (merasa) aman dari adzab Allah, dan yang paling kaya dari mereka adalah orang yang paling qana’ah (selalu merasa cukup dengan pemberian Allah, baik sedikit maupun banyak)." Sedangkan orang yang paling perkasa adalah orang yang (paling) takwa.